Sunday, September 2, 2018

Prinsip-Prinsip Multimedia untuk Pembelajaran


Prinsip-Prinsip Multimedia untuk Pembelajaran

Di dunia yang semakin maju ini sebagai pendidik kita harus memanfaatkan keadaan yang ada demi pembelajaran yang baik. Agar kemajuan zaman tidak di salah gunakan kita sebagai pendidik harus bias membina para siswa agar memanfaatkan kemajuan zaman dengan hal-hal yang positif.
Dunia pendidikan  yang  makin maju memaksa para pendidik agar bias mengoptimalkan kemajuan zaman seperti multimedia. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Richard E. Mayer (2001) menunjukan bahwa anak didik kita memiliki potensi belajar yang berbeda-beda,  dapatkah modalitas belajar siswa yang berbeda-beda ini dibawa dalam sebuah teknologi Multimedia? Menurut Mayer ada 12 prinsip desain multimedia pembelajaran yang dapat diterapkan di Pembelajaran.
12 Prinsip Merancang Multimedia Pembelajaran, yaitu :

1.         Prinsip Multimedia
Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja. Karena dinamakan multimedia berarti wajib mampu mengkombinasikan berbagai media (teks, gambar, grafik, audio/narasi, video, animasi, simulasi, dll) menjadi satu kesatuan yang harmonis. Sebab kalau tidak namanya bukan multimedia tapi single-media.

2.      Prinsip Kesinambungan Spasial
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah. Oleh karena itu, ketika ada gambar (or sodarenye nyang laen seperti video, animasi, dll) yang dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan jadi satu kesatuan dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.

3.      Prinsip Kesinambungan Waktu
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara simultan dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya. Nah, ketika Anda ingin memunculkan suatu gambar dan atau animasi atau yang lain beserta teks, misalnya, sebaiknya munculkan secara bersamaan alias simultan. Jangan satu-satu, sebab akan memberikan kesan terpisah atau tidak terkait satu sama lain. Begitu kata Mayer.

4.      Prinsip Koherensi
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang tidak perlu dan tidak relevan tidak digunakan. Nah, ini yang sering terjadi. Banyak sekali pengembang media mencantumkan sesuatu yang tidak perlu. Mungkin maksudnya untuk mempercantik tampilan, memperindah suasana atau menarik perhatian mata. Tapi, menurut Mayer, hal ini sebaiknya dihindari. Cantumkan saja apa yang perlu dan relevan dengan apa yang disajikan. Jangan macam-macam.

5.      Prinsip Modalitas Belajar
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari animasi plus teks pada layar. Jadi, lebih baik animasi atau video plus narasi daripada sudah ada narasi ditambah pula dengan teks yang panjang. Hal ini, sangat mengganggu.

6.      Prinsip Redudansi
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari animasi, narasi plus teks pada layar (redundan). Sama dengan prinsip di atas. Jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.

7.      Prinsip Personalisasi
Orang belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif (conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. Lebih baik  menggunakan kata-kata lugas dan enak daripada bahasa teoritis,  oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit ber-style.

8.      Prinsip Interaktivitas
Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game, branching). Sebenarnya, orang belajar itu tidak selalu linier alias urut satu persatu. Dalam kenyataannya lebih banyak loncat dari satu hal ke hal lain. Oleh karena itu, multimedia pembelajaran harus memungkinkan user/pengguna dapat mengendalikan penggunaan daripada media itu sendiri. dengan kata lain, lebih manipulatif (dalam arti dapat dikendalikan sendiri oleh user) akan lebih baik. Simulasi, branching, game, navigasi yang konsisten dan jelas, bahasa yang komunikatif, dan lain-lain akan memungkinkan tingkat interaktivitas makin tinggi.

9.      Prinsip Sinyal (cue, highlight, ..)
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. Kita bisa memanfaatkan warna, animasi dan lain-lain untuk menunjukkan penekanan, highlight atau pusat perhatian (focus of interest). Karena itu kombinasi penggunaan media yang relevan sangat penting sebagai isyarat atau kata keterangan yag memperkenalkan sesuatu.

10.   Prinsip Perbedaan Individu     
9 prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas visual tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks dan narasi plus visual berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas auditori tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks, visual dan simulasi berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas kinestetik tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.

11.   Prinsip Praktek                                
Interaksi adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang sedang dipelajari.

12.  Pengandaian
Menjelaskan materi dengan audio meningkatkan belajar. Siswa belajar lebih baik dari animasi dan narasi, daripada dari animasi dan teks pada layar.

Kesimpulannya penggunaan multimedia (kombinasi antara teks, gambar, grafik, audio/narasi, animasi, simulasi, video) secara efektif untuk mengakomodir perbedaan modalitas belajar

Berdasarkan dari tulisan di atas saya sebagai penulis mohon bantuan kepada para pembaca untuk membantu sedikit masalah yang saya kurang mengerti, antara lain :
1.   Dari 12 prinsip multimedia di atas, mana yang paling penting dan paling berpengaruh nantinya untuk media yang lebih bagus, efektif dan efisien ?
2.     Dengan penerapan multimedia dalam pembelajaran nantinya mungkinkah terdapat dampak positif dan negatif nantinya terhadap sikap dan perilaku siswa terhadap kehidupannya sehari-hari ?

Saya sangat berterimakasih kepada pembaca yang budiman jika berkenan menanggapi permasalahan yang saya kemukakan di atas, salam hangat dari saya Bj Nofrian Kurnia selaku penulis, satu pesan saya kepada pembaca TUGAS BOLEH BANYAK BUT STAY STRONG ^_^.

Sumber :
  1. https://alphamedia-ind.com/2018/03/11/prinsip-multimedia-pembelajaran/
  2. https://hcfelany.wordpress.com/2014/05/20/prinsip-prinsip-multimedia-pembelajaran/
  3. hartford.edu/academics/faculty/.../12_principles_multimedia.pdf



9 comments:

  1. Menanggapi pertanyaan penulis, menurut saya dari 12 prinsip multimedia di atas, semua prinsip tersebut penting dan berpengaruh dalam mendesain (merancang) suatu multimedia agar multimedia tersebut bagus, efektif dan efisien. karena ke12 prinsip tersebut saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya, jadi tidak bisa dipisah-pisahkan.

    ReplyDelete
  2. Menurut saya, dalam merancang multimedia pembelajaran hendaknya memperhatikan 12 prinsip multimedia pembelajaran, dengan mempertimbangkan semua prinsip-prinsip multimedia, maka multimedia yang dirancang akan semakin efektif dan efisien. Pemilihan penggunaan salah satu prinsip multimedia, hanya akan membuat multimedia itu hanya cocok digunakan pada situasi dan kondisi tertentu saja.

    ReplyDelete
  3. 1. Menurut saya semua prinsip diatas berpengaruh dan memiliki fungsinya masing-masing terhadap pembuatan suatu media. maka diharapkan kepada guru agar menentukan pilihannya sesuai dengan kebutuhan pada saat merancang media yang akan digunakan. Hal ini dimaksudkan agar media menjadi alat bantu yang dapat mempercepat / mempermudah pencapaian tujuan pengajaran. Jangan sampai penggunaan media menjadi penghalang proses belajar mengajar yang akan guru lakukan di kelas. Ketika suatu media akan dipilih, ketika suatu media akan dipergunakan, ketika itulah beberapa prinsip perlu guru perhatikan dan pertimbangkan. Winataputra 2003 mengemukakan bahwa, “Beberapa prinsip pemilihan media pembelajaran yang dibaginya ke dalam tiga kategori, yaitu : (a) tujuan pemilihan, (b) karateristik media pembelajaran dan (c) alternatif pilihan.
    Memilih media yang akan digunakan harus berdasarkan maksud dan tujuan pemilihan yang jelas. Apabila dalam pemilihan media pembelajaran tidak memiliki tujuan yang jelas maka, pemanfaatan media pembelajaran akan bergeser dari makna yang sebenarnya. Di mana makna yang terkandung dalam pemanfaatan media pembelajaran adalah untuk memotivasi belajar siswa agar lebih giat dan tekun serta memahami dengan jelas apa yang disajikan oleh guru.
    2. Tentu saja penggunaan media dalam pembelajaran mempunyai dampak terhadap perilaku dan sikap siswa dimana dengan menggunakan media yang menarik dan sesuai dengan materi yang diajarkan pasti siswa akan lebih bersemangat dalam belajar dan pembelajaran akan menjadi menarik karna hadirnya media tadi. Terlebih lagi jika media itu bisa diterapkan dikehidupan sehari-hari. Tetapi ketika seorang guru menggunakan media yang tidak menarik dan tidak cocok dengan materi yang diajarkan maka siswa akan menjadi jenuh dan cepat bosan ketika belajar.

    ReplyDelete
  4. Saya mencoba membantu permasalahan anda.
    1.saya pikir dari 12 prinsip tersebut, kita jangan smpai berpatokan pada satu prinsip saja. Sebaiknya 12 prinsip ada kombinasi atau penggabungan karena di lapangan kita tidak tau apa-apa saja yang terjadi di sana. 12 prinsip itukan lebih memfokuskan pada kriteria-kriteria tertentu, sedangkan di lapangan ataupun di kelas ragam kriteria siswa nya. Jadi tdak bisa kita fokuskan pada satu prinsip saja.
    2. Kalau dampak pasti ada. Positifnya siswa bisa mengenal bentuk-bentuk media terbaru dan penggunaannya. Negatifnya ketidak tertarikan siswa terhadap media tersebut karena pengaplikasian dari media tidak menarik bagi mereka. Jadi pentingnya strategi dalam menjalankan apa pun jenis media

    ReplyDelete
  5. Perkembangan multimedia saat ini dirasa sudah sangat pesat dan canggih, namun dibalik pesatnya perkembangan multimedia ada dampak positif dan negatif diberbagai terhadap siswa

    DAMPAK POSITIF
    Siswa / mahasiswa menjadi tidak mudah bosan dihadapkan hanya pada buku teks
    Suasana pengajaran dan pembelajaran yang interaktif akan menggalakkan komunikasi berbagai hal ( pelajar-guru, pelajar-pelajar, pelajar-komputer )
    Gabungan berbagai media yang memanfaatkan sepenuhnya indra penglihatan dan pendengaran mampu menarik minat belajar
    Perkembangan Teknologi Informasi (TI) Pada bidang Pendidikan, dampak yang muncul ialah kegiatan belajar dan mengajar yang dikenal dengan konsep e-Learning
    DAMPAK NEGATIF
    Dengan adanya pembelajaran jarak jauh atau e-Learning ada beberapa nilai kurang baik yakni tidak adanya interaksi secara langsung sehingga pengajar tidak akan lebih intensif memonitori prilaku atau etitude pelajarnya
    Keberadaan guru dan tenaga pelajar sudah tidak lagi di prioritaskan
    Baru-baru ini banyak oknum-oknum yang memanfaatkan program sertifikasi yang di adakan oleh lembaga atau instansi tertentu contoh: sertifikasi dari Microsoft Corporation yang terdapat penjokian di dalamnya

    ReplyDelete
  6. Menanggapi pertanyaan pertama
    menurut saya, ke-dua belas prinsip tersebut saling berkaitan,untuk menghasilkan media yang lebih bagus, efektif dan efisien guru bisa menerapkan prinsip yang mana saja asalkan disesuaikan dengan kondisi dan situasi siswa di kelas tersebut

    ReplyDelete
  7. Saya akan coba menanggapi permasalahan anda yang pertama, ke 12 prinsip tersebut saling berkaitan jadi untuk melihat defektif dan efisen nya tergantung dari suasana didalam kelas

    ReplyDelete
  8. Menanggapi masalah yang pertama, dimana 12 prinsip tersebut penting dan berpengaruh, karena penerapan prinsip tersebut akan lebih efektif atau lebih baik jika diterapkan secara bersamaan atau dikombinasikan prinsip-prinsip tersebut. Anak didik memiliki potensi belajar yang berbeda-beda dan kondisi atau suasana kelas yang tidak menentu, Untuk itu kita sebagai calon guru harus bisa membaca situasi dan keadaan siswa dalam membuat multimedia yang baik dan menarik minat siswa untuk belajar berdasarkan prinsip-prinsip dari multimedia tersebut.

    ReplyDelete
  9. 1. Menurut saya ke 12 prinsip tersebut sama2 penting & sama2 berpengaruh pada pembelajaran dikelas, tidak ada yang paling penting & paling berpengaruh, karena ke 12 prinsip diatas saling melengkapi satu sama lain.

    ReplyDelete

Refleksi 4 - "Penilaian Evaluasi"

Refleksi “Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika” Nama              : BJ NOFRIAN KURNIA NIM                 : P2A 91800...