Lesson
Study di kelas X SMA
Pada hari Kamis, 31 Januari 2019 saya
beserta kelompok mengunjungi SMA Swasta di Jambi guna memenuhi tugas “EVALUASI
PROSES & HASIL PEMBELAJARAN MATEMATIKA” dimana disana saya beserta
rombongan observer akan melakukan observasi terhadap bagaimana proses kegiatan
belajar mengajar pada pembelajaran matematika di kelas X.
Sesampainya disana saya
bersama teman saya Masyudin Nur yang sekaligus guru disana menemui Kepala
Sekolah guna meminta izin agar diperbolehkan untuk melakukan observasi di
sekolah yang beliau pimpin.
Setelah mendapatkan
izin, saya dan guru Matematika langsung memasuki kelas X guna melakukan observasi yang mana teman-teman observer saya yang
berjumlah 6 orang juga memasuki ruangan kelas X lalu memperkenalkan diri dan
menyampaikan tujuan mengapa kami disini dan meminta siswa agar bersikap seperti
biasa supaya penelitiannya mendapat hasil yang diharapkan.
Pada observasi kali ini
kami menuliskan semua masalah yang kami temui selama proses pembelajaran
matematika, apa penyebab terjadinya, apa tindakan perbaikannya dan bagaimana
cara mencegahnya agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali.
Hasil
Observasi
Masalah
|
Tindakan
Perbaikan
|
Tindakan
Pencegahan
|
Dari
segi guru
|
||
Pemilihan
topik pembelajaran tidak berdasarkan analisis kebutuhan siswa.
|
Topik pembelajaran hendaknya diarahkan kepada permasalahan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran,
|
Membuat perangkat pembelajaran yang mengakomoodir
kebutuhan belajar siswa
|
Masih ditemui
pembelajaran yang tidak melakukan kegiatan apersepsi dan motivasi untuk
mempersiapkan kondisi awal siswa.
|
Sebelum masuk ke materi
selanjutanya, sebaiknya Guru me-review pelajaran sebelumnya yang
telah dipelajari.
|
Membuat RPP
|
Kurang dapat
mengontrol suasana kelas
|
Guru harus
menguasai cara mengelola kelas
|
Berdiskusi
kepada guru yang lebih berpengalaman dan mengikuti pelatihan serta harus ada
asisten guru
|
Dari
segi siswa
|
||
Siswa tidak fokus
dalam mengikuti pembelajaran
|
Menumbuhkan
sikap tertarik siswa terhadap pembelajaran matematika
|
Guru harus
kreatif sehingga pembelajaran menjadi menarik dan menumbuhkan minat belajar
siswa
|
Belajar secara
berkelompok, tetapi masih didominasi oleh siswa tertentu.
|
||
Dari tabel di atas kita
dapat mengetahui beberapa masalah dalam proses belajar mengajar di SMA Jambi baik dari segi guru maupun segi siswa dan saya juga menyediakan solusi
berupa tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan agar masalah serupa tidak
terjadi lagi.
Ditinjau dari Taksonomi Bloom di ranah
afektif terdapat 5 kata kerja operasional yaitu (A1) menerima, (A2) menanggapi,
(A3) menilai, (A) mengelola dan (A5) menghayati.
· Pada proses (A1) menerima bahwa siswa kelas X dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik, pada awal pembelajaran mereka memperhatikan
guru menjelaskan di papan tulis,
· Pada proses (A2) menanggapi sebagian besar
siswa bisa mengikuti proses ini namun ada juga sebagian siswa yang acuh tak
acuh dalam pembelajaran,
· (A3) menilai
· (A4) mengelola
sebagian siswa bisa mengelola pembelajaran dengan baik
· (A5) menghayati sebagian besar siswa belum
dapat mencapai proses tersebut.
Berdasarkan
pemaparan diatas, saya minta bantuan teman-teman untuk menjawab masalah
berikut.
Apakah nanti jika gurunya sudah kreatif,
menggunakan media dan metode yang dikuasai banyak bisa membuat siswa mau
belajar dengan serius, atau apakah ada aspek lain yang bisa membuat siswa
belajar lebih serius. . .
Berikut saya sertakan bukti dalam melakukan observasi di kelas X di salah satu SMA Swasta di Jambi.
![]() |
| Gambar 1. |
![]() |
| Gambar 2. |


Menurut saya ada dua faktor yang bisa membuat siswa menjadi serius dalam belajar yaitu faktor dari internal dan faktor dari eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri siswa sedangkan faktor eksternal beradal dari luar diri siswa
ReplyDelete