Wednesday, March 20, 2019

Refleksi 3 - "Domain Psikomotor"


Refleksi
“Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika”

Nama              : BJ NOFRIAN KURNIA
NIM                : P2A918008
Materi             : Domain Psikomotor

1.      Apa yang telah saya pahami?
Ranah psikomotorik adalah ranah yang berhubungan dengan skill (kemampuan) penilaian psikomotorik biasanya dilakukan dilakukan dengan tes unjuk kerja atau tes perbuatan (praktek).
Aspek penilaian psikomotor ada meniru (perception), menyusun (manipulating), melakukan dengan prosedur (precision), melakukan dengan baik dan tepat (articulation) dan melakukan tindakan secara alami (naturalization).
Kriteria atau rubrik adalah pedoman penilaian kinerja atau hasil kerja peserta didik. Dengan adanya kriteria, penilaian yang subjektif atau tidak adil dapat dihindari atau paling tidak dikurangi, guru menjadi lebih mudah menilai prestasi yang dapat dicapai peserta didik, dan peserta didik pun akan terdorong untuk mencapai prestasi sebaikbaiknya karena kriteria penilaiannya jelas.
Rubrik terdiri atas dua hal yang saling berhubungan. Hal pertama adalah skor dan hal lainnya adalah kriteria yang harus dipenuhi untuk mencapai skor itu. Banyak sedikitnya gradasi skor (misal 5, 4, 3, 2, 1) tergantung pada jenis skala penilaian yang digunakan dan hakikat kinerja yang akan dinilai.

Penilaian yang diselenggarakan oleh pendidik mempunyai banyak kegunaan, baik bagi peserta didik, satuan pendidikan, ataupun bagi pendidik sendiri. Secara rinci dapat dijelaskan manfaat penilaian, yaitu:
1.      mengetahui tingkat ketercapaian Standar Kompetensi yang sudah dijabarkan ke Kompetensi Dasar.
2.      mengetahui pertumbuhan dan perkembangan kemampuan peserta didik.
3.      mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik
4.      mendorong peserta didik belajar/berlatih.
5.      mendorong pendidik untuk mengajar dan mendidik lebih baik.
6.      mengetahui keberhasilan satuan pendidikan dan mendorongnya untuk berkarya lebih terfokus dan terarah.

Target potensial sikap:
a.       Sikap positif terhadap  pembelajaran
b.      Sikap positif terhadap diri sendiri
c.       Sikap positif terhadap diri sebagai pelajar ( mampu beradaptasi atau fleksibel dengan ilmu yang sudah dimiliki dengan perkembangan terbaru dibidang kimia dan dengan daya juang untuk mandiri)
d.      Sikap yang pantas  terhadap yang berbeda dari sekitar kita (integritas yang konsisten dalam bersikap yang ada dalam diri kita yang berbeda dari yang lain, seperti pdeuli, menghargai orang lain, memberikan pendapat dan menyemangati orang lain)
Target potensial yang paling diminati :
a.       Tertarik pada spesifik subjek
b.      Tertarik pada subjek hubungan aktivitas
c.       Tertarik pada kepentingan orang banyak (peduli)
Tertarik dalam usaha-usaha dalam hal yang berbeda dan tidak egois (sikap integritas, peduli dan melawan egoisme sehingga kita memiliki integritas, berupaya untuk tidak egois terhadap orang lain, empati)

2.      Apa yang belum saya pahami?
Saya belum memahami anak melewatkan tahapan sebelumnya, apa yang dimaksud dengan fiksasi / blokade akan ada. Agar berhasil di kemudian hari, seorang anak harus diajar dengan diagram, mainan, instrumen, gadget, dll. Karena anak bersifat eksplorasi (psikomotor), menjadi penting untuk melengkapi anak dengan padatan matematika, bentuk, diagram, dan persiapan lainnya. untuk memahami variabel hipotetis kompleks tidak hanya di dimensi ketiga, tetapi juga, di dimensi keempat (roh atau alam gaib). Ini juga mempersiapkan anak untuk mengenali simbol geometris. Jadi penilaian dalam psikomotorik adalah tahap yang relevan dan akhir untuk berangkat ke dimensi baru atau memiliki umpan balik untuk koreksi, pada bentuk, padatan dan pengukuran mereka.
3.      Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya paham?
Mencoba mendalami dan memahami dari masing-masing masalah terutama proses penilaian pada pembelajaran matematika yang telah saya ketahui dan mencoba memahaminya untuk diri sendiri dengan mengujicobakannya sampai saya mampu menyesuaikan dengan semua keterampilan agar saya juga mampu menerapkan penilaian pada siswa saya nantinya. Berdasarkan hasil diskusi dengan forum pascasarjana hal ini bisa diatasi dengan karakter pendekatan masing-masing guru serta Mencoba bertanya kepada teman-teman sekelas yang mungkin sudah dulu dalam menempuh hal tersebut serta mencari referensi dari berbagai macam sumber.
4.      Apa yang saya dapatkan dari teman diskusi?
Saat melakukan diskusi beberapa hal yang saya dapatkan yaitu Pendidikan harus ditujukan kepada pengembangan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik agar ranah-ranah itu dapat berkembang secara wajar dan seimbang. Pendidikan seharusnya berusaha dan mengupayakan perkembangan secara menyeluruh dari ketiga ranah tersebut secara seimbang. Untuk menyeimbangkan ke 3 ranah tersebut, maka guru harus mendesain pembelajarann sedemikian rupa agar ke 3 ranah tersebut seimbang, untuk ranah kognitif sudah pasti ada, nah untuk ranah afektif & psikomotornya, misal di dalam pembelajaran guru bisa menyelipkan Pendidikan karakter, terutama yang menyangkut budi pekerti dan akhlak mulia bisa dilakukan melalui karya seni atau yang sesuai dengan konsep Islam. Kemudian guru juga mengajak siswa untuk mempraktikkan apa yg ia pelajari pada ranah kognitif. Jika ke 3 ranah seimbang dan baik, maka insya allah siswa tersebut akan jadi siswa yang pintar secara intelektual, berbudi pekerti secara moral dan terampil.
5.      Apa yang dapat saya berikan?
Yang dapat saya berikan adalah sebuah bahan bacaan untuk semua yang membutuhkan agar kelak mendapat pencerahan berupa solusi permasalahan dalam pendidikan matematika khususnya sehingga terciptanya pembelajaran matematika yang lebih baik


No comments:

Post a Comment

Refleksi 4 - "Penilaian Evaluasi"

Refleksi “Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika” Nama              : BJ NOFRIAN KURNIA NIM                 : P2A 91800...